“di ujung kaki langit senja kuterpana. kemuning berpendar cahaya sepucuk surat bersulam mutiara pesona warna hati mencinta, pulanglah sayang !”
kekasih
kutuliskan surat ini dengan getar
kesiap sunyi merangkai detak nan bergejolak
getar, detak, birama
bukankah engkau yang membangkitkannya?
fajar pun bersurut langkah,
dan gemuruh semestapun cemburu
melihat simpul-simpul tali surga yang terajut,
terbuka seiring kecup rintih jiwa
cintaku kekasih,
laksana embun yang meresap ke akar rumput
lepas malam ia pun akan muncul dengan ikhlas
merayapi sepi dan menepi ke sisi pagi
untaian kata seindah kemilau intan
membawa rasaku terbang melayang
tanpa sayap ;
hinggap di tengah padang ilalang lalu,
kucintai engkau tanpa mengenal cuaca pagi
hingga petang, kemarau hingga penghujan
jarum jam nan rontok
lembaran almanak yang gugur
helaian rambut memutih
biarkan semua menjadi berarti kekasih,
rinduku telah terpahat di segala cuaca meleburkan segenap rasa.
hingga kemilau
kemuning senja setia dengan titahnya
pulanglah sayang !
===============================
NB:OKKY @ NU


Recent Comments